Keuangan » Peluang » Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan

Analisis Bisnis Warung Burjo Dan Mie Instan

Bisnis Warung burjo dan mie instan saat ini mulai menjamur terutama di dekat-dekat kampus. Bisnis yang satu ini selalu identic dengan orang kuningan Jawa Barat. Yah hal ini dikarenakan awal mula bisnis warung burjo dan mie instan berasal dari daerah tersebut. Meskipun hanya berbekal menu serta fasilitas seadanya bisnis ini terbukti mampu mendatangkan pundi-pundi keuntungan. Jadi tak heran jika saat ini warung makan dengan konsep seperti ini sudah menjamur di beberapa tempat. Target utamanya adalah anak kos-kosan dan para pekerja malam. Pada umumnya warung burjo dan mie instan ini buka selama 24 jam.

Bisnis Warung burjo dan mie instan

Bisnis Warung burjo dan mie instan

Menu yang ditawarkan dari warung burjo dan mie instan ini sebenarnya cukup sederhana yakni burjo atau bubur kacang ijo (meskipun tidak semua warung menjual makanan yang satu ini), mie instan, gorengan, nasi telur, nasi sarden dan aneka minuman seperti es jeruk, es teh, es kopi dan lainya. Namun dengan menu yang sederhana inilah, sumber keuntungan didapatkan. Karena targetnya adalah anak kos-kosan terutama mahasiswa yang biasanya mencari makanan yang simple dan murah maka warung burjo ini tak pernah sepi pengunjung. Nah jika anda tertarik untuk memulai bisnis ini, berikut kami berikan analisanya.

Daya Tarik Bisnis Warung Burjo

  • Menunya sederhana dan murah sehingga margin keuntungan cukup besar.
  • Mempunyai segmen pasar yang jelas yakni anak koskosan, mahasiswa dan pekerja malam.
  • Cara pengolahanya sangat mudah, sehingga tidak dibutuhkan keahlian khusus
  • Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar.
  • Bahan baku yang digunakan sangat mudah didapatkan.

Kunci Sukses

  • Biasanya warung burjo dan mie instan ini digunakan untuk nongkrong jadi berikanlah pelayanan yang membuat pelanggan betah. Sebagai contoh membuat tempat yang luas atau menambahkan televisi.
  • Melakukan Inovasi Menu. Karena semakin maraknya bisnis warung burjo, maka buatlah menu yang tidak standar agar para konsumen lebih tertarik.

Perencanaan Keuangan Bisnis Warung Burjo dan Mie Instan

  • Modal Awal
[table th=”0″] “Sewa tempat selama 1 tahun”,:,”Rp 8.000.000,-”
“Kursi dan Meja”,:,”Rp 700.000,-”
“Peralatan Masak”,:,”Rp 600.000,-”
“Peralatan Makan”,:,”Rp 400.000,-”
“Biaya operasional”,:,”Rp 1.500.000,-”
TOTAL MODAL“,:,”Rp 11.200.000,-
[/table]

 

  • Pengeluaran Selama Satu Bulan
[table th=”0″] “Bahan Baku”,:,”Rp 4.500.000,-”
“Gaji Karyawan (2 orang)”,:,”Rp 1.800.000,-”
“Biaya listrik dan air “,:,”Rp 150.000,-”
“Plastik”,:,”Rp 30.000,-”
“Saus Sambal”,:,”Rp 30.000,-”
Jumlah Pengeluaran“,:,”Rp 6.510.000,-
[/table]

 

  • Pemasukan Selama Satu Bulan

[table th=”0″] “30 hari”,x,”40 mangkuk burjo (@3000)”,=,”Rp 3.600.000,-”
“30 hari”,x,”40 mangkuk mie (@4000)”,=,”Rp 4.800.000,-”
“30 hari”,x,”40 minuman (@2000)”,=, “Rp 2.400.000,-”
“”,””,”Jumlah Pemasukan“,=,”Rp 10.800.000,-
[/table]

  • Keuntungan

         Rp 10.800.000,00 – Rp 6.510.000,00  : Rp 4.290.000,-

Dengan keuntungan sebesar ini maka dalam kurun waktu 2,6 bulan modal sudah bisa kembali. Namun modal ini tentu disesuaikan dengan kemampuan masing masing. Dan perhitungan ini juga tidak bisa dijadikan patokan hanya untuk gambaran atau simulasi semata, mengingat harga barang barang bisa berubah sewaktu waktu dan juga harga setiap kota juga ada perbedaan.

Penulis: zainal

Foto Profil dari zainal

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...