Keuangan » Asuransi » 6 Manfaat Wajib Ketika Membeli Produk Asuransi Unit Link

6 Manfaat Wajib Ketika Membeli Produk Asuransi Unit Link

Courtesy: investmentyogi.com

Courtesy: investmentyogi.com

Anda belum memiliki polis asuransi, atau Anda hendak membeli produk asuransi, atau Anda sudah memiliki asuransi namun hendak menambah uang pertanggungan (UP) atau menambah manfaat asuransi? Paling tidak Anda mendapatkan 6 manfaat wajib ketika membeli produk asuransi unit link.

Apa saja dan mengapa harus 6 manfaat wajib dari asuransi unit link itu?

Antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan asuransi lain mungkin memiliki istilah yang berbeda, namun pada dasarnya sama. Dan Anda harus jeli dan menanyakan detil tentang manfatnya, mulai dari persyaratan klaim, apakah ada masa tunggu, apakah ada pengecualian, sampai batas usia berapa, dan apa kewajiban, hak, serta konsekuensi dari masing-masing manfaat itu. 

Berikut gambaran umum 6 manfaat wajib ketika membeli produk asuransi unit link.

1. Manfaat dasar

Manfaat dasar adalah jumlah uang pertanggungan ketika Anda sebagai tertanggung mengalami resiko meninggal dunia atau catat tetap, manfaat dasar akan diberikan kepada Anda atau ahli waris Anda. Biasanya batas umur maksimal, misalnya di Prudential Life Assurance sampai batas usia 99 tahun.

Manfaat dasar ini dapat diklaim sejak hari pertama Anda terdaftar sebagai nasabah, meskipun buku polisnya belum terbit. Namun ketika Anda mengalami resiko meninggal dunia atau cacat tetap, otomatis akan turun uang pertanggungan tersebut. Syarat wajib dari turunnya manfaat ini adalah resiko itu bukan diakibatkan oleh tindakan bunuh diri, atau sengaja dilakukan oleh orang yang berkepentingan dengan asuransi Anda (misal ahli waris), atau karena pelanggaran hukum. Penyebab resiko ini menjadikan Anda atau ahli waris Anda tidak dapat klaim.

2. Manfaat cover kondisi kritis tahap awal 

Ini sangat penting mengingat salah satu resiko hidup adalah penyakit kritis (critical illness). Kondisi kritis ini bisa berupa kanker, serangan jantung, stroke, atau penyakit kritis lainnya. Dengan cover ini, Anda sebagai tertanggung dapat mengajukan klaim meskipun masih dalam stadium awal, misalnya stroke ringan atau kanker stadium awal.

Tanyakan kepada agen Anda secara rinci, kapan manfaat ini dapat diklaim, berapa besarnya, dan konsekuensiya apa saja. Jangan lupa pula tanyakan batas waktu pertanggungannya, misalnya 65 tahun, 70 tahun, 80 tahun, atau berapa.

3. Cover kondisi kritis stadium lanjut  

Jika cover kondisi kritis tahap awal biasanya diklaim ketika terjadi resiko kondisi kritis tahap awal, Anda pun harus memiliki manfaat cover kondisi kritis stadium lanjut. Biasanya, ketika nasabah tidak mengajukan klaim sampai batas waktu pertanggungan, dan sebelum batas waktu pertanggungan habis, misalnya 70 tahun, kemudian nasabah mengalami resiko meninggal dunia atau catat tetap, maka manfaat ini akan ditambahkan ke dalam warisan.

Jika nasabah memiliki manfaat ini dan sebelum masa pertanggungan habis, nasabah mengalami resiko meninggal dunia atau catat tetap, uang pertanggungan akan menambah warisan, namun cover kondisi kritis stadium awal yang uang pertangungan akan hangus jika tidak klaim selama masa pertanggungan. Namun manfaat cover kondisi kritis stadium lanjut hanya dapat diklaim saat terjadi resiko stadium lanjut.

4. Manfaat cover meninggal dunia karena kecelakaan atau catat tetap karena kecelakaan

Ini adalah manfaat tambahan khusus, di mana kapan pun nasabah mengalami resiko meninggal dunia karena kecelakaan atau catat tetap karena kecelakaan, maka ia atau ahli waris dapat mengajukan klaim (ditambah warisan dasar plus manfaat kondisi kritis stadium lanjut) meskipun baru satu hari aktif sebagai nasabah.

Beberapa perusahaan asuransi menambahkan manfaat ini, msalnya Prudential Life Assurance menambahkan personal accident death and disablement plus, yakni nasabah dapat klaim meskipun hanya luka bakar atau patah tulang.

Selain itu, jika terjadi resiko pada kondisi tertentu, misalnya pada angkutan umum yang memiliki trayek, atau pada pesawat komersil, maka uang pertanggungannya dibayarkan 200%. Tanyakan detail kepada agen Anda.

5. Manfaat rawat inap dan bedah 

Pastikan Anda memiliki cover rawat inap dan bedah, dan pastikan pula detail rinciannya Anda mengerti. Ini diberikan ketika Anda membutuhkan layanan rumah sakit berupa rawat inap ataupun operasi. Anda akan mendapatkan informasi rinci dari agen Anda tentang total plan-nya, total uang pertanggungan per tahun, rincian dari biaya kamar, dokter, ambulan, obat-obatan, dan sebagainya.

6. Manfaat nilai tunai 

Produk asuransi unit link adalah sebuah produk asuransi yang memadukan antara asuransi (proteksi) dan investasi. Ada banyak produk tambahan untuk asuransinya, yang jika Anda membutuhkan atau ada alokasi dana, Anda dapat memilih produk tambahan itu. Tanyakan pada agen Anda apa saja manfat tambahannya.

Namun, yang tidak kala penting dari manfaat keenam adalah nilai tunai. Ilustrasi dari proposal yang diajukan kepada Anda adalah ILUSTRASI, di mana satu perusahaan asuransi dengan perusahaan asuransi lain bisa saja menggunakan standar yang berbeda untuk menghitungnya. Maksud dari standar di sini adalah perkiraan prosentasi keuntungan per tahun.

Sebagai contoh, di Prudential Life Assurance, ada tiga produk pokok, yakni cash fund (di ilustrasi diasumsikan 5% per tahun), managed fund (diasumsikan di ilustrasi sebesar 10% per tahun), dan equity fund (diasumsikan di ilustrasi sebesar 15%). Tetapi yang akan Anda baca pada proposal hanyalah ilustrasi, bukans sesuatu yang mengikat.  Jika mengambil contoh di Prudential Life Assurance, rata-rata hasil investasi per peluncuran unit link pertamanya tahun 1999: cash fund (7% per tahun), managed fund (16% per tahun), dan equity fund (20% per tahun).

Dari 6 manfaat wajib ketika membeli produk asuransi unit link, pastikan Anda paham sebelum menandatangani proposal Anda, sebab proposal yang Anda tanda tangani nantinya akan tertuang di dalam polis sebagai kontrak, kecuali manfaat nilai tunai. 

Selamat berasuransi!

Penulis: Lintang Sunu

Foto Profil dari Lintang Sunu
Seorang Financial Service Consultant di sebuah perusahaan asuransi swasta terbesar di Indonesia. Aktif dalam dunia blogging sejak tahun 2008 dan fokus pada masalah sosial, perencanaan keuangan, dan kritik sosial.

4 comments

  1. asuransi biasanya nipu gak bang?

    • Foto Profil dari Lintang Sunu

      Pendidikan: Maaf baru balas. Asuransi mana pun tidak ada yang menipu. Mengapa orang merasa “tertipu”? Karena mereka tidak mengerti isi dari kontrak perjanjian (polis). Jika kita memiliki polis, silahkan baca detailnya, hak dan kewajiban, syarat dan ketentuan.

      Saya sering melihat tulisan orang bahwa asuransi A menipu, asurani B menipu, klaim tidak dibayar, dan lain sebagainya.

      Setiap perusahaan asuransi memiliki aturan tersendiri, dan jelas tertuang di dalamnya. Seringkali agen tidak atau belum menjelaskan secara rinci baik manfaat maupun konsekuensinya.

      Sebagai contoh sederhana: Ada jenis penyakit yang dikecualikan di satu bulan pertama, setelah itu bisa klaim, ada yang harus menunggu 3 bulan (setelah 3 bulan bisa klaim), ada yang menunggu dua belas bulan, dan ada yang dikecualikan selamanya. Semuanya jelas tertuang di dalam polis.

      Contoh lain, kasus klaim AQJ putra musisi kondang AD yang klaim setengah milyar tidak dibayarkan oleh Pr*******al, itu jelas bukan kesalahan perusahaan asuransinya. Karena di dalam polis tertuang bahwa semua klaim perawatan atau ketidakmampuan yagn diakibatkan oleh pelanggaran hukum tidak akan dibayarkan. AQJ anak usia 13 tahun, belum memiliki SIM, menyetir dengan kecepatan 156 km/jam di tol, sudah berapa pelanggarannya?

      Jika kasus seperti itu, dan ternyata dibayarkan, kira-kira yang tidak komitmen siapa? Perusahaan asuransi ya? Berarti perusahaan nipu, gak sesuai dengan apa yang tertuang di polis.

      Demikian, mudah-mudahan membmantu menjawab ya?

      Terima kasih.

      Selamat berasuransi.

  2. Sebenarnya apa saja sih asuransi yang aman? Trims

    • Foto Profil dari Lintang Sunu

      Peluang: Asuransi berasal dari kata insurance yang berarti jaminan, atau secara istilahnya adalah memberikan jaminan rasa aman pada tertanggung maupun pemegang polis.

      Tidak ada produk manusia yang sempurna, tetapi paling tidak produk asuransi mendekati titik di mana manusia merasa nyaman dan aman.

      Orang yang paham dan memiliki proteksi asuransi akan jauh merasa nyaman. Ia memiliki pertanggungan jika terjadi resiko hidup, misalnya sakit, cacat fisik, atau bahkan kematian.

      Jika dulu produknya konvensional di mana nasabah harus membayar seumur hidup, namun kini nasabah diuntungkan dengan produk unit link, yaitu produk asuransi yang memadukan antara proteksi kesehatan dan investasi.

      Keuntungan dari produk ini adalah, jika – asumsi – hasil investasi rata-rata bagus, maka nasabah hanya cukup membayar jangka waktu tertentu secara rutin, misalnya 10 tahun. Setelah itu, tidak perlu membayar lagi, namun akan terproteksi secara otomatis selamanya, dan dana investasi akan terus dikembangkan di sektor-sektor riil, bukan di perjudian dan sejenisnya.

      Lantas asuransi yang aman?

      Pada prinsipnya semua perusahaan asuransi aman. Namun, untuk mengetahui tingkat keamananya, browsing saja di internet daftar 10 perusahaan asuransi terbaik di Indonesia, atau perusahaan asuransi yang hampir bangkrut, dan kata kunci sejenis.

      Lau tanyakan detil kepada agen Anda sedetail-detailnya, sehingga jiak suatu saat klaim tidak dibayar Anda paham sebabnya.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...