Keuangan » Tips » Strategi Jitu Membuat Desain Kemasan Produk

Strategi Jitu Membuat Desain Kemasan Produk

Bagaimana sih membuat desain kemasan produk yang jitu? Dalam sebuah tayangan infotainment di televisi, seorang sutradara muda ditanya oleh wartawan tentang tren sinetron Indonesia yang cenderung menyukai acting slapstick. Semua adegan dilakukan dengan teriak dan suara keras. Kalau marah harus dengan teriak, memerintahkan pembantu dengan teriak, hingga percakapan suami istri pun lebih sering dengan suara keras.

Apa jawaban sang sutradara terhadap pertanyaan itu? Menurut dia, kalau suatu sinetron ingin laku dan ditonton sehingga mendapat rating yang tinggi, maka acting para pemainnya memang harus keras. Hal ini terutama untuk menarik perhatian dan mengundang minat penonton di tengah banyaknya sinetron yang ada dan ketatnya persaingan tayangan TV. Bahkan kata hati pun harus disuarakan agar dengan jelas diketahui oleh masyarakat yang menontonnya.

desain kemasan produk

Benarkah jawaban yang demikian, dan efektifkah dalam memenangkan persaingan dan berhasil meraih rating tinggi sehingga berhasil mendatangkan banyak iklan? Anda sebagai penonton televisi dan penggemar sinetronlah yag bisa menjawabnya!

Apa yang dilakukan sang sutradara merupakan strategi bisnis untuk memenangkan persaingan. Hal serupa juga berlaku saat anda ingin membuat sebuah kemasan untuk produk yang anda jual. Sebuah desain kemasan produk yang efektif akan mampu menarik perhatian pembeli sehingga menaikkan penjualan.

Persoalannya kemudian adalah, bagaimana sih cara merancang desain kemasan produk yang efektif?

Ada banyak tujuan dari pembuatan suatu kemasan produk bisnis. Selain untuk melindungi kebersihan dan kualitas produk dari kerusakan dan pengaruh luar, juga untuk memudahkan dalam proses distribusinya, serta berguna sebagai media informasi dan membangun brand.

Banyak pelaku bisnis, terutama dari usaha kecil, yang sangat tidak memperhatikan soal kemasan ini. Lihat saja kemasan produk yang banyak dijual di pasar atau toko kelontong yang hanya berupa bungkus plastik bening dengan tulisan nama produsennya. Selain terkesan dibuat oleh pelaku bisnis amatiran, pembuatannya juga cenderung asal-asalan terutama hanya untuk memeuhi fungsi sebagai pembungkus saja. Tak lebih dari itu.

Padahal, suatu produk keripik ketela yang dibuat tetangga sebelah rumah atau suatu home industri mungkin lebih enak rasanya dan lebih berkualitas ketimbang produk pabrik besar yang mungkin berisiko karena mengandung banyak bahan kimia. Namun hanya karena kemasannya yang tidak menarik, sehingga produk tetangga tidak bisa masuk ke supermarket atau jaringan distribusi yang lebih luas. Parahnya lagi, konsumen pun lebih tertarik dengan kemasan produk yang menarik.

Tips Jitu Membuat Desain Kemasan Produk

Karena itulah penting sekali membuat kemasan produk yang menarik agar mampu bersaing dengan produk sejenis dan bisa memenangkan persaingan yang sangat ketat. Nah, berikut ini beberapa strategi dan kiat dalam membangun, merencanakan dan membuat desain kemasan produk yang efektif.

kemasan produk

  1. Rencanakan terlebih dahulu logo dan nama produk yang singkat namun mudah diingat. Membangun bisnis untuk jangka panjang harus dilakukan dengan perencanaan yang matang dan tidak bisa dilakukan sambil jalan. Logo dan nama produk yang tepat akan menjadi brand anda yang akan selalu diingat dalam benak konsumen.
  2. Kenali target pasar anda dan rencanakan desain kemasan sesuai segmentasi anda tersebut. Jika target produk anda adalah untuk anak-anak, maka anda harus berani menggunakan warna-warni yang beragam dan cerah dengan gambar atau ilustrasi yang popular di kalangan anak-anak. Namun jika segmen pasar anda adalah wanita dewasa, sebaiknya hindari penggunaan desain ramai semacam itu.
  3. Hindari menggunakan gambar, foto, atau ilustrasi yang berpotensi mengundang kontroversi, kecuali jika anda memang dengan sengaja merencanakan adanya kontroversi untuk mengundang perhatian. Jika anda menggunakan gambar sapi untuk produk yang anda pasarkan di Bali, bisa dipastikan produk anda tak akan ada yang mau membeli. Pastikan juga gambar yang anda gunakan adalah original dan tidak menggunakan hak cipta orang lain.
  4. Permudah konsumen yang membeli produk anda untuk membukanya. Kesulitan saat membuka kemasan, apalagi harus dengan menggunakan bantuan alat seperti gunting atau pisau, akan membuat ribet. Desain kemasan produk semacam ini akan membuat produk anda dijauhi konsumen.

Gambar ilustrasi : flickr

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...