Keuangan » Asuransi » Pertimbangan Memilih Asuransi: Kebutuhan atau Kepercayaan?

Pertimbangan Memilih Asuransi: Kebutuhan atau Kepercayaan?

Membeli dan memilih asuransi saat ini mungkin telah menjadi suatu kebutuhan yang semakin vital. Asuransi tidak lagi merupakan symbol prestise seseorang atau sebuah keluarga mapan dengan penghasilan yang berlebih seperti selama ini menjadi anggapan kebanyakan kita. Apalagi dengan semakin tingginya risiko hidup di era modern terhadap serangan berbagai jenis penyakit, kecelakaan, ataupun musibah lainnya.

Fenomena program BPJS yang dicetuskan pemerintah ternyata memberikan efek yang tidak kecil. Program ini menawarkan dua jenis pelayanan kesehatan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap tingkat kesehatan masyarakatnya. Selain program gratisan untuk masyarakat tidak atau kurang mampu, BPJS juga menyediakan asuransi kesehatan yang cukup murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak ingin mendapatkan fasilitas gratis.

Memilih Asuransi

Postingan kali ini tidak sedang atau dimaksudkan untuk mempromosikan BPJS lho. Penulis hanya menangkap adanya gairah masyarakat bawah untuk membeli asuransi kesehatan dari BPJS ini. Dengan menyisihkan uang antara Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu setiap bulannya untuk premi, masyarakat bisa memilih jenis asuransi kesehatan sesuai kelas rumah sakit yang diinginkannya.

Layanan asuransi pemerintah ini ternyata mendorong masyarakat untuk mencari informasi tentang layanan sejenis dari berbagai perusahaan asuransi lainnya. Konsumen yang cerdas tentunya mereka ingin mendapatkan harga terbaik dari produk asuransi yang ada dengan memilih asuransi sesuai kebutuhan. Apalagi hal ini berhubungan dengan makin tingginya kesadaran masyarakat untuk memberikan proteksi kesehatan yang lebih baik terhadap anak-anak dan anggota keluarga tercinta.

Kiat Memilih Asuransi Yang Baik

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memberikan perlindungan keluarga, pertumbuhan industri asuransi pun mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dalam beberpa tahun terakhir. Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), seperti dikutip dari detik finance, pendapatan industri asuransi pada kuartal kedua tahun 2013 mencapai 22,85 persen. Pada periode ini dari 45 perusahaan asuransi jiwa yang ada memperoleh Rp 71,83 triliun, naik dari tahun lalu yang hanya Rp 58,46 triliun.

Besarnya pendapatan ini masih disumbang oleh sektor premi yang mencapai 80 persen lebih dari total pendapatan dan terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya lagi, ragam premi juga mengalami peningkatan yang memperlihatkan minat masyarakat dalam membeli dan memilih asuransi untuk perlindungan yang lebih baik.

Untuk jumlah premi produksi baru mencapai Rp 37,4 triliun atau tumbuh 7,10 persen. Dari nilai ini, jumlah premi tradisional sebanyak Rp 18,12 triliun atau 48,45 persen, lebih rendah dibandingkan premi unit link yang mencapai Rp 19,28 triliun atau 51,55 persen. Begitu juga untuk premi lanjutan terus meningkat menjadi Rp 20,18 triliun atau mengalami pertumbuhan hingga 31,25 persen.

tips memilih asuransi

Angka-angka tersebut memperlihatkan fakta makin tingginya kesadaran masyarakat dalam membeli dan memilih asuransi sesuai kebutuhannya. Tingginya premi lanjutan juga memperlihatkan makin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan asuransi yang ada. Namun untuk memberikan referensi dalam memilih asuransi yang baik, berikut beberapa tips ringan yang mungkin berguna untuk anda.

  1. Hindari pengaruh iming-iming atau promo yang ditawarkan perusahaan asuransi dan pilihlah produk asuransi yang memang anda butuhkan saja.
  2. Sesuaikan nilai premi yang mesti anda keluarkan dengan kemampuan keuangan anda. Untuk produk asuransi kesehatan misalnya, anda mungkin tak perlu memilih layanan rumah sakit VVIP untuk klaim jika keuangan anda terbatas.
  3. Tanyakan secara detail dan gamblang hak-hak yang akan anda dapatkan dari produk asuransi yang akan anda pilih, dan pastikan juga apa saja kewajiban yang mesti dilakukan pihak perusahaan asuransi terhadap anda sebagai kliennya.
  4. Cari informasi sebanyak mungkin menyangkut kredibilitas perusahaan asuransi dan tunda dalam mengambil keputusan sebelum referensi anda cukup. Internet merupakan sumber informasi yang mudah, cepat, dan lengkap untuk mencari info tentang kapabilitas dan kredibilitas perusahaan asuransi sebelum anda membeli atau memilih asuransi yang anda inginkan.

Gambar: pixabay

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...