Keuangan » Perencanaan » Perencanaan Keuangan bagi Lajang yang Perlu Diwaspadai

Perencanaan Keuangan bagi Lajang yang Perlu Diwaspadai

Sebuah perencanaan keuangan bagi lajang bukanlah perkara mudah. Apalagi jika sang lajang telah bekerja atau memperoleh penghasilan. Jika anda juga masih lajang dan telah memiliki penghasilan sendiri, maka anda tentunya juga akan mengalami hal serupa. Ada banyak godaan sekaligus kesempatan yang membuat anda akan terlena dalam merencanakan masa depan yang lebih baik.

perencanaan keuangan bagi lajang

Nah, berikut ini beberapa hal yang mesti diwaspadai sekaligus dihindari si lajang dalam perencanaan keuangan bagi lajang agar tidak menyesal di kemudian hari.

1. Terlalu Bernafsu dalam Berbelanja

Belum adanya beban tanggung jawab dan hidup yang cenderung bebas akan mendorong para lajang untuk tidak mudah memegang uang. Karena itu saat gajian tiba atau saat mendapat uang merupakan waktu yang terasa sangat membahagiakan bagi para ajang.

Berbelanja merupakan aktivitas yang seringkali menjadi pelarian bagi orang yang belum menikah untuk menghabiskan uangnya, terutama untuk membeli berbagai barang konsumtif yang mungkin tidak mendesak dibutuhkan.

Padahal, kesadaran untuk membangun masa depan yang lebih baik harus dimulai saat masih ada kesempatan. Salah satu cara dalam perencanaan keuangan bagi lajang yang lebih baik adalah dengan membuat alokasi sebagai dana simpanan yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Dan agar dana yang disimpan ini jelas tujuannya sehingga menimbulkan semangat dan komitmen yang lebih baik, diantaranya anda dapat mulai merencanakan untuk waktu pernikahan, target untuk membeli rumah.

2. Kebanyakan Makan di Luar

Aktivitas makan di luar rumah bisa disebabkan oleh banyak hal, baik karena tidak bisa memasak, menganggap memasak untuk diri sendiri lebih mahal ketimbang membeli di warung, atau pun karena memang lebih senang makan di luar karena lebih banyak pilihan dan lebih praktis.

Belum adanya pasangan hidup tak jarang membuat seseorang yang masih lajang untuk memilih kehidupan yang tidak repot. Sehingga aktivitas semacam ini sebenarnya merupakan hal yang lumrah.

Namun agar kegiatan makan di luar rumah justru membuang keuangan anda boros, sebaiknya batasi jumlah uang yang mesti anda keluarkan. Kalaupun anda senang hang out atau nongkrong bersama teman-teman lajang lainnya, pandai-pandailah mengatur keuangan anda agar tidak selalu mentraktir teman. Sebaiknya batasi juga jumlah dana yang ingin anda alokasikan untuk kegiatan ini.

3. Menghindari Risiko Investasi dan Bisnis

Usia muda tak jarang dikaitkan pula dengan hidup enak tanpa menanggung risiko. Begitu juga umumnya para lajang menjauhi kegiatan investasi karena dianggap berisiko tinggi. Padahal tak sedikit jenis investasi yang tingkat risiko terbilang rendah, seperti membeli emas. Selain dapat menjadi tabungan, emas pun dapat dijual setiap saat jika anda membutuhkan yang tunai.

Tak sedikit pula anak muda yang menghindari terjun ke dunia bisnis karena dianggap memiliki risiko kegagalan yang cukup tinggi. Padahal ada banyak jenis bisnis yang tidak membutuhkan modal atau ketrampilan tinggi, bahkan risikonya pun bisa ditekan serendah mungkin.

4. Menabung adalah Urusan Hari Tua

Semangat muda dan kebebasan saat lajang tak jarang juga membuat kita terlena sehingga merasa belum waktunya untuk menabung. Padahal menabung merupakan cara praktis untuk membeli berbagai kebutuhan secara lebih efektif. Baik untuk membeli motor, mobil, ataupun membeli rumah.

rencana keuangan untuk lajang

Jika anda masih lajang dan mempunyai tanggungan, tak ada salahnya mulai merencanakan keuangan anda dengan menyisihkan setidaknya 25 persen atau seperempat dari penghasilan anda untuk ditabung. Buatlah rekenng terpisah yang tidak boleh diganggu. Ini merupakan jumlah minimal agar uang anda tidak habis untuk berbelanja yang tidak diperlukan atau hanya untuk makan-makan saja.

Agar kegiatan menabung bisa efektif, anda sebaiknya membuat perencanaan yang kuat adalah dengan segera mungkin menyisihkan uang untuk berbagai kebutuhan yang wajib anda keluarkan. Uang kontrakan rumah, uang bensin kendaraan, pajak, zakat, maupun berbagai kewajiban yang harus anda lakukan sudah semestinya mendapat prioritas yang disiapkan sejak awal agar tidak membuat anda menyesal.

Itulah beberapa hal yang perlu diwaspadai para lajang dalam mengelola keuangan agar anda segera menyadarinya. Perencanaan keuangan bagi lajang sebenarnya tidak terlalu sulit, yang penting ada komitmen yang kuat dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Gambar:pixabay

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...