Keuangan » Opini » Ada Perang Diskon? Manfaatkan Saja!

Ada Perang Diskon? Manfaatkan Saja!

Pada momentum tertentu, para pelaku bisnis sering melakukan perang diskon dalam memasarkan produk atau jasanya. Pada saat Lebaran atau enjelang Tahun Baru misalnya, masing-masing pelaku bisnis saling berlomba dalam memberikan diskon sebesar-besarnya untuk memenangkan peperangan tersebut. Inilah realitas bisnis yang sering muncul dan terjadi di tengah kita.

Lantas bagaimana sikap kita menghadapi jor-joran diskon semacam itu? Apakah kita perlu memanfaatkan situasi semacam itu ataukah justru menghindarinya agar tidak terjebak dengan produk reject atau rusak?

Perang diskon atau obral besar yang dilakukan para pelaku usaha merupakan salah satu strategi bisnis dalam memberikan potongan harga terhadap produk yang dijualnya. Diskon ini umumnya diperhitungkan bukan dari laba bersih melainkan dari laba kotor dari produk yang dijual tersebut.

perang diskon

 

Ini berarti bahwa berapa pun besarnya diskon yang diberikan tidak akan mengurangi biaya produksi yang telah dikeluarkan dalam pembuatan produk tersebut, sehingga perusahaan tak akan pernah rugi.

Sebagai sebuah strategi, diskon ditempuh untuk menyelamatkan perputaran keuangan perusahaan dan menjaga keberlangsungan bisnisnya. Dengan perputaran uang yang terjaga, maka produksi akan terus berjalan dan pengusaha juga dapat membayar tenaga kerja ataupun membayar biayai operasional yang mesti dikeluarkan, sehingga kesehatan perusahaan pun akna tetap terjaga dengan baik.

Namun dalam menerapkan strategi perang diskon ini, seorang pengusaha tentunya tidak melakukannya secara asal-asalan saja, melainkan dengan memperhatikan berikut ini:

  1. Jumlah produk yang melimpah atau melebihi jumlah permintaan pasar. Karena itu diskon diberlakukan untuk mengurangi tumpukan stok yang ada.
  2. Jika permintaan pasar menurun atau rendah, maka pengusaha umumnya juga menerapkan pemberian diskon untuk memicu atau merangsang daya beli konsumen. Konsumerisme atau konsumtivisme tak jarang memang merupakan target pelaku bisnis.
  3. Diskon diterapkan sebagai bagian dari langkah promosi yang sedang dijalankan perusahaan, khususnya terhadap produk baru. Selain untuk perkenalan, diskon juga merupakan cara merayu konsumen untuk mencicipi atau mereview sebuah produk baru.
  4. Diskon sebagai strategi memenangkan persaingan bisnis. Bertemunya sejumlah produk yang sama di suatu tempat akan mengurangi daya beli sehingga meningkatkan persaingan. Diskon juga merupakan langkah mudah memenangkan persaingan yang ada.

Itulah sejumlah hal yang mendasari pemberlakuan diskon dalam dunia bisnis. Nah, jika kita sebagai konsumen menemukan adanya perang diskon, kenapa kita malah menghinadinya? Justru momentum diskon semacam itu merupakan kesempatan bagi konsumen untuk memperoleh produk atau barang yang dibutuhkannya dengan harga yang semurah mungkin.

Namun dalam memanfaatkan perang diskon yang ada sebaiknya kita perlu tetap berhati-hati dan selektif dalam memilih barang agar tidak kecewa karena mendapatkan barang model lama atau produk rejek yang lecet atau rusak.

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...