Keuangan » Properti » 3 Tips Investasi Properti Bagi Karyawan

3 Tips Investasi Properti Bagi Karyawan

Mungkinkah atau adakah tips investasi properti bagi karyawan yang gajinya sekedar cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup? Persoalan ini mungkin juga banyak dialami siapapun yang berstatus sebagai karyawan atau pekerja kantoran. Sementara investasi property bukanlah investasi murah yang bisa dilakukan siapapun, terutama bagi yang penghasilannya pas-pasan.

Bisnis di bidang property memang membutuhkan dana yang snagat besar, begitu juga dengan investasi properti bagi karyawan. Karena itu diperlukan caa dan kiat khusus untuk menyiasati keterbatasan keuangan yang ada dengan kebutuhan yang memerlukan dana yang tidak kecil.

Tips Investasi Properti

Untuk sekedar berbagi, berikut ini beberapa tips investasi properti bagi karyawan atau pegawai dengan gaji rutin bulanan yang tidak terlalu besar.

1. Sisihkan sebagian Gaji Secara Disiplin

Cara paling mudah untuk memiliki rumah adalah dengan menabung. Namun karena kebutuhan harian juga tidak sedikit, maka kemauan yang kuat dan disiplin merupakan factor utama yang harus dipegang teguh. Segera sisihkan sebagian gaji anda setelah dikurangi pengeluaran rutin bulanan untuk ditabung.

2. Ambil Kredit Rumah Lewat KPR

Saat ini banyak sekali tawaran kredit pepmilikan rumah atau KPR yang disediakan berbagai lembaga keuangan. Mengambil KPR merupakan cara yang lebih efektif dalam memiliki rumah dibandingkan uangnya digunakan untuk biaya sewa kontrak rumah. Coba saja hitung berapa pengeluaran bulanan yang bisa anda sisihkan untuk menyicil KPR dibandingkan dengan biaya kontrak rumah.

3. Bangun Rumah dengan Konsep Rumah Tumbuh

Cara lain investasi properti bagi karyawan adalah dengan membangun langsung rumah seperti yang anda inginkan. Hanya saja, anda perlu memiliki dana yang agak banyak terlebih dahulu untuk memulai pembangunanya, meskipun tidak harus semua dana siap saat ini juga. Sebagai gambaran, jika anda ingin membangun rumah senilai Rp 300 juta, setidaknya anda telah memiliki dana sekitar Rp 50 juta untuk memulainya. Rumah dibangun secara berurutan mulai dari bagian utama, baru kemudian melebar ke kamar ataupun ke tingkat jika ingin membangun rumah tingkat. Jika dana habis, pembangunan bisa dihentikan sementara hingga dana terkumpul lagi. Anda juga bisa menjadikan sertifikat tanah sebagai agunan ke pihak kontraktor atau ke bank untuk mendapatkan dana tambahan.

Demikian sedikit kiat praktis tips investasi properti bagi karyawan yang semoga berguna dan memberikan inspirasi buat anda yang ingin memiliki rumah atau menjadikannya sebagai media investasi.

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...