Keuangan » Perencanaan » Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Yang Baru Menikah

Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Yang Baru Menikah

Menikah berarti memulai hidup baru karena membentuk sebuah keluarga baru. Tentu saja akan banyak masalah dan kendala yang dihadapi setelah menikah,terutama masalah keuangan. Mengatur keuangan bagi pasangan yang baru menikah haruslah ekstra hati-hati, ibarat membangun rumah, awal menikah menjadi pondasi yang akan diteruskan hingga tua nanti. Untuk mengatur keuangan, sebaiknya dibiasakan sejak awal dan menyamakan prinsip dengan pasangan Anda. Awal menikah memang menjadi masa krusial, setelah tabungan terkuras untuk kebutuhan pesta dan sebagainya, kini harus menata untuk kebutuhan rumah tangga yang sebelumnya belum terpikirkan.

Mengatur keuangan bagi Pasangan Yang Baru Menikah

Mengatur keuangan bagi Pasangan Yang Baru Menikah

Nah, agar keuangan berjalan lancar tanpa masalah, Anda harus menyiasati terutama pos pengeluaran harus diseimbangkan dengan besarnya pemasukan. Berikut ini Blogekstra berikan sedikit tips perencanaan keuangan bagi Anda yang baru saja menikah.

Komunikasikan dengan pasangan lalu tentukan pola pengeluaran
Hal pertama yang harus dilakukan adalah komunikasikan dengan pasangan, bagaimana mekanisme pengaturan keuangan keluarga. Ini penting agar pengeluaran dan penghasilan bisa berimbang. Sepakati dulu dengan pasangan Anda bagaimana bentuk pengaturan sirkulasi uang. Contohnya adalah pengaturan tergabung antara pemasukan dan pengeluaran. Alternatif lain Anda dapat mencoba mengeposkan beberapa aspek yang dibelanjakan untuk rumah tangga, sisanya untuk kebutuhan pribadi.

Susun rencana anggaran pengeluaran
Rencana anggaran sangat penting untuk direncanakan, hal ini dimaksudkan untuk menyeimbangkan antara penghasilan dengan pengeluuaran. Dengan adanya rencana anggaran kita juga dapat memilah mana yang menjadi kebutuhan mendesak, mana yang harus disiihkan terlebih dahulu.

Siapkan Dana Cadangan
Dana cadangan atau dana darurat sangat penting terutama bagi pasangan yang baru menikah. Dana ini ibarat dana asuransi yang sewaktu waktu digunakan untuk kebutuhan darurat. Sisihkan sebagian penghasilan untuk diposkan sebagai dana darurat hingga mencapai minimal tiga kali gaji sebulan.

Membuat rekening investasi untuk hari tua
Direkomendasikan untuk membeli saham reksadana sebesar Rp 500.000 per bulan sebagai dana investasi hari tua/pensiun.

Evaluasi keuangan setiap akhir bulan
Evaluasi tak hanya milik instansi saja, sebuah keluarga yang ideal sebaiknya selalu mengevaluasi kondisi keuangan setiap akhir bulan. Ini penting sebagai perencanaan bulan kedepannya..

Penulis: Hermawan

Foto Profil dari Hermawan
Merupakan seorang Konsultan perencanaan keuangan yang bekerja sebagai Internet Marketer, selain itu sangat tertarik pada dunia TI khususnya komputer dan Android.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...