Keuangan » Investasi » Mengeruk Uang Di Pasar Modal Melalui REITs (Lanjutan)

Mengeruk Uang Di Pasar Modal Melalui REITs (Lanjutan)

Ilustrasi Instrumen Real Estate Investment

Pembentukan Real Estate Investment Trusts atau REITs juga dilakukan untuk menghindari beberapa masalah dalam pengembangan properti khususnya di indonesia. Resiko fluktuasi harga dan pelarian modal di industri properti nasional yang cukup besar sehingga perlu mengadopsi pengembangan REITs agar bisa menurunkan intensitas kedua hal tersebut. Disamping itu, media pasar dana itu juga memiliki manfaat untuk meningkatkan frekuensi dan volume perdagangan aset properti dalam bentuk pengelolaan pasar sekunder.

Selain itu, banyak juga pembangunan infrastruktur di negara-negara Asia yang menarik bagi bagi para investor, dan tentunya hal tersebut juga merupakan keuntungan bagi Indonesia untuk bisa turut serta di dalamnya. Salah satu contoh suksesnya pembangunan terkini REITs di Singapura dan Hongkong. Masuknya investasi di kawasan regional Asia itu seharusnya juga bisa dimanfaatkan Indonesia sebagai negara tetangga. Disebutkan juga urgensi pembangunan infrastruktur di Indonesia, yang saat ini merupakan salah satu tantangan pertumbuhan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Pengaplikasian dan pelaksanaan kebijakan infrastruktur yang berhasil akan memberikan pengaruh yang sangat positif bagi kualitas kehidupan orang banyak.

Dari sisi investor REITs tidaklah jauh berbeda dengan Reksadana. Dalam Reksadana yang umumnya diperdagangkan mendasari penerbitan Reksadana tersebut dengan produk pasar uang atau pasar modal. Sedangkan dalam REITs aset yang menjadi dasar penerbitan REITs adalah properti atau setiap jenis tanah dan bangunan yang menghasilkan (income generating property). Instrumen-instrumen tersebut merupakan aset yang dimiliki bersama dalam bentuk investasi kolektif, yang dikelola oleh manajer investasi. Keuntungan yang dihasilkan atau diperoleh dari hasil pengelolaan dan pengurusan aset-aset tersebut diserahkan kembali kepada para pemegang unit penyertaan atau saham dalam suatu Reksadana dan REITs dalam bentuk deviden.

Pada umumnya aset-aset yang menjadi dasar penerbitan REITs adalah aset-aset yang dapat memberikan keuntungan permanen, bukan aset-aset yang dijual secara berkala. Seperti yang dijelaskan sebelumnya aset-aset berupa income generating property tersebut kemudian diurus dan dikelola, yang keuntungannya dikembalikan pada para investor. Hal ini tentu banyak menarik minat investor luar negeri, terutama di Indonesia yang masih banyak dijumpai lahan yang sangat luas untuk pengembangan properti. Industri properti sendiri merupakan industri yang termasuk dalam pembangunan infrastruktur yang merupakan salah satu industri riil yang sangat penting bagi pembangunan ekonomi di Indonesia.

Di sektor riil khusunya properti, REITs secara kongkrit bisa dijadikan instrumen yang mampu menggerakkan dan mempercepat pertumbuhan sektor ini. Perusahaan Indonesia yang saat ini telah menerbitkan REITs adalah PT Lippo Karawaci Tbk yang menerbitkannya di Singapura dengan nilai total asset sebesar 100 juta Dollar Amerika.

REITs adalah produk semacam reksadana dengan salah satu tujuan utamanya adalah memiliki dan membiayai real estate seperti gedung, pertokoan, apartemen, atau properti yang tak terpakai lainnya yang selanjutnya untuk disewakan. Bersambung..

Foto Profil dari Furqon Budiartha

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...