Keuangan » Bisnis » Sukses Sebagai Pemula Melakoni Bisnis Bagi Anak Muda

Sukses Sebagai Pemula Melakoni Bisnis Bagi Anak Muda

Telah menjadi rahasia umum jika anak muda sekarang sudah cerdas dalam mencari kesempatan dan peluang yang bisa mendatangkan pundi-pundi, itu wajar dialami oleh setiap anak muda karena mungkin mereka mendapatkan motivasi-motivasi dari social media yang sedang berkembang atau bahkan dari orang tua mereka langsung yang bekerja sebagai pebisnis. Artikel ini akan menjelaskan dan memberikan informasi mengenai cara agar bisnis yang dijalankan oleh pemula khususnya anak muda menjadi bisnis yang emnjanjikan.

  1. Modal

Modal merupakan hal penting bagi kelangsungan sebuah bisnis, seperti yang dilakukan oleh pak choirul tanjung waktu beliau masih duduk di bangku kuliah. Walaupun modal yang beliau gunakan hanya sedikit tapi, modal tetap menjadi peran penting bagi para pengusaha. Modal menentukan berjalan atau tidaknya sebuah usaha. Modal bisa dari uang pribadi pemilik usaha atau bisa pinjaman dari pihak lain.

  1. Membangun Relasi Sebanyak-Banyaknya

Penting bagi pengusaha muda untuk memperbanyak kolega bisnis, ini bertujuan agar semakin banyak relasi maka semakin banya kesempatan atau peluang yang bisa di dapat dari adanya relasi yang baik. Dengan memperbanyak relasi, produk yang kita pasarkan bisa semakin meluas dengan sendirinya karena kita telah mempromosikannya pada relasi-relasi kita yang kemungkinan besar mereka juga mempunyai relasi untu diberikan info mengenai produk kita. Dengan begitu sarana promosi kita tidak perlu membutuhkan badget yang tinggi.

  1. Membaca Kesempatan Atau Peluang

Bisnis bisa dilakukan dengan cara yang unik, misalnya ketika kuliah banyak sekali teman kita yang membutuhkan buku untuk menunjang perkuliahan, itu menjadi peluang bagi kita untuk membeli buku-buku yang teman kita perlukan dan menjualnya kepada mereka. Tentunya dengan harga yanglebih, membaca peluang ini sangat penting bagi pemula agar bisnis yang kita jalankan mendapat tempat di pasaran.

  1. Ide yang Kreatif

Agar produk yang kita pasarkan memberikan sesuatu yang beda gabi konsumen, maka ide kreatif harus dimunculkan oleh seorang pebisnis. Seperti yang telah dijelaskan di poin 2, dengan menbangun relasi kita bisa meminta bantuan teman atau mengajak relasi kita yang mungkin mempunyai ide kreatif dan bisa kita kembangkan. Perlu diketahui bahwa konsumen saat ini telah cerdas memilih produk yang berkualitas karena, produk yang unik dan berkualitas akan membuat konsumen merasakan kepuasan tersendiri ketika menikmati produk yang kita hasilkan.

  1. Aktif Sosial Media

Tidak susah bagi kita untuk mendapatkan akses internet saat ini, karena dimana-mana telah banyak tempat yang menyediakan akses internet. Khusus untuk anak muda, internet merupakan suapan makanan sehari-hari jadi, manfaatkanlah internet dan social media yang kita punya. Tujuan mengelola social media untuk kelancaran bisnis kita adalah pemasaran yang termudah dan menyebar luas dengan pesat. Analisisnya adalah: tentu berbeda jika kita menyebarkan kertas promosi di jalan-jalan untuk mempromosikan produk kita, akan sedikit orang yang perduli apalagi membacanya. Dengan cara promosi di social media, itu memudahkan kita untuk mengenalkan produk pada masyarakat luar, baik itu konsumen dari kalangan, tua, muda, hingga anak-anak.

  1. Perencanaan

Untuk sesuatu yang berhubungan dengan masa depan kita, haruslah kita pikirkan matang-matang agar dikemudian hari tidak terjadi penyesalan yang dapat merugikan kita sendiri, untuk itu kita perlu perencanaan yang matang. Perencanaan yang kita buat bukan untuk merencanakan berjalannya usaha dalam satu atau dua tahun akan tetapi, perencanaan ini untuk kelangsungan usaha lima atau sepuluh tahun ke depan barulah kita mengganti perencanaan jika memang diperlukan. Dalam akuntansi dikenal dengan budgeting. Budgeting merupakan penganggaran keuangan, penjualan dan operasional dalam sebuah bisnis. Mengapa budgeting penting bagi pengusaha pemula?. Dengan merencanakan budgeting yang akan kita anggarkan untuk usaha maka, kita akan mengetahui risiko-risiko apa saja yang akan kita hadapi dimasa mendatang dalam masalah keuangan.

  1. Anggaran

Anggarkan setiap pengeluaran dan pemasukan kita jika ada transaksi yang berhubungan dengan usaha kita. Dalam hal ini pemula bisnis harus selektif untuk memilih pengeluaran yang perlu dan tidak perlu dalam bisnis, karena jika tidak teliti dalam menganggarkan maka beban lain-lain akan lebih banyak dari beban operasional, ini adalah penyakit bagi usaha kita. Untu itu lebih telitilah dan selejtif dalam mengeluarkan uang untuk usaha kita.

  1. Terjun Ke Lokasi Sesungguhnya

Guru paling berharga bagi pebisnis bukanlah teori yang sering kita dengar dalam kelas, akan tetapi realita yang terjadi di alapangan. Untuk itulah lebih baik jika kita terjun langsung dan mengamati langsung ke lapangan yang berhubungan dengan kelangsungan bisnis kita. Bagi pemula tentunya belum banyak mengetahui bagaimana kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam bisnis, karena kecurangan adalah ahal yang sulit kita analisa maka cara terbaik adalah kita mengamati secara lengsung jenis kecurangan dalam bisnis di lapangan.

 

Kesimpulan:

  • Tidak mudah dan tidak gampang bagi pemula dalam menjlankan bisnis, untuk itu perbanyaklah relasi
  • Guru terbaik bagi pebisnis adalah lapangan bukan teori
  • Realita merupakan hal yang benar-benar terjadi, maka pandai-pandailah kita membaca peluang dan risiko bisnis secara fakta yang terjadi
  • Menjadi relasi yang bermanfaat agar kita juga dihargai oleh relasi kita
  • Dalam bisnis tidak ada kata gagal, tapi itu merupakan ujian sebelum kita menjdai sukses

SEMOGA BERMANFAAT

Gambar dari:https://www.google.com/search?q=gambar+wirausaha

Afifatur Rohmah
Data Diri Nama saya Afifatur Rohmah lahir di Bangkalan, tanggal 07 November 1995. Beragama islam, saya tinggal di jln. Sunan kalijaga No. 7AA, Malang. Saat ini saya menempuh S1 di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang. Mengambil jurusan akuntansi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Perencanaan keuangan setelah lebaran

Tips Perencanaan Keuangan Setelah Lebaran

Perencanaan keuangan setelah lebaran atau Hari Raya Idul Fitri adalah satu hal yang mutlak dilakukan, ...